“Sebuah Inisiatif Untuk Melayani Kesehatan Remaja”
Mendapatkan pelayanan kesehatan adalah hak setiap manusia. Remaja juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Layanan kesehatan tersebut haruslah yang terjangkau, mudah diakses, dan tidak diskriminatif. Sekitar 650.000-800.000 orang yang berusia remaja (10-24 tahun) hidup dari keseluruhan sejumlah 3.400.000 penduduk di Bali. Remaja terdistribusi dalam prosentase yang hampir merata antara 20-30% dari total populasi di masing-masing kabupaten maupun kota di Bali. Oleh karena itu, Remaja sebagai bagian dari populasi manusia yang seharusnya juga berhak memperoleh layanan kesehatan secara khusus melalui klinik remaja. Secara umum di Indonesia, saat ini remaja masih memiliki akses yang terbatas terhadap pusat-pusat pelayanan kesehatan.
Berdasarkan data konseling yang telah masuk ke KISARA-‘430200 selama ini, remaja-remaja di Bali yang mengalami permasalahan medis dimana sangat banyak yang memerlukan layanan kesehatan dan merupakan sebuah kebutuhan yang harus segera dipenuhi. Menyikapi hal tersebut, KISARA (KIta SAyang RemAja) pun segera melakukan need assesment untuk menggali kebutuhan remaja akan layanan kesehatan. Need assesment yang dilangsungkan pada bulan April 2008 lalu kemudian menjadi landasan pendirian Klinik Remaja Kisara (Kisara Youth Clinic)-‘9105250.
Adapun jenis layanan kesehatan yang disediakan melalui klinik remaja berdasarkan hasil need assesment yang telah dilakukan adalah :
1. Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Penyakit Umum serta Konsultasi Kesehatan Umum
2. Layanan Konsultasi/Konseling Medis dan Psikologis Remaja
3. Menyediakan Informasi mengenai Kesehatan Reproduksi, HIV dan AIDS, Narkoba, dan KTD
4. Paket Berat Badan Ideal Bagi Remaja
5. Layanan Konsultasi VCT bagi remaja
6. Surat Keterangan Sehat untuk tujuan pekerjaan atau keperluan lainnya secara mudah dan murah
7. Pelayanan Terpadu/Skrining Kesehatan Remaja
8. Tes Golongan Darah
9. Akses Kondom
10. Layanan Kontrasepsi Remaja (untuk kasus terseleksi)
11. Layanan Pengobatan IMS
Klinik Remaja Kisara secara resmi telah mulai melakukan pelayanan pasif sejak tanggal 01 September 2008 kemarin. Namun, sebelumnya sejak April 2008, Klinik Remaja Kisara telah melakukan pelayanan kesehatan secara aktif melalui outreach ke 5 kabupaten atau kota yang ada di provinsi Bali, yaitu Denpasar, Singaraja, Tabanan, Gianyar, dan Badung. Layanan kesehatan remaja yang integratif tersebut didukung secara professional oleh 11 orang dokter, 4 orang paramedis, dan beberapa staf tambahan lainnya yang relative masih berusia muda.
Pendirian Klinik Remaja Kisara ditujukan untuk mewujudkan remaja-remaja yang sehat dan bertanggung jawab. Klinik ini juga bertujuan untuk memberdayakan remaja dalam aspek kesehatan pada umumnya, dan kesehatan reproduksi khususnya agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi remaja yang bertanggung jawab dalam berperilaku baik sosial ataupun seksual. Selain itu, Kami berharap klinik tersebut dapat sebagai media advokasi remaja dan berperan dalam membantu Negara Kita Indonesia dalam mewujudkan Millenium Development Goals tahun 2015. Jika kita memang ingin mewujudkan remaja yang sehat dan bertanggung jawab, mari kita dukung Kliniik Remaja KISARA!